Baharudin, Baharudin (2021) Nilai-nilai sosial dalam budaya maulidan suku sasak bayan Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. Society: Jurnal Prodi Tadris IPS, 12 (1). pp. 47-54. ISSN (p) : 2087-0493,(e) : 2715-5994

[img] Text (Artikel Jurnal)
NILAI-NILAI SOSIAL DALAM BUDAYA MAULIDAN SUKU SASAK BAYAN DESA KARANG BAJO KECAMATAN BAYAN KABUPATEN LOMBOK UTARA.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (380kB)

Abstract

INDOENSIA Penelitian ini membahas tentang Nilai-nilai Sosial Dalam Budaya Maulidan Suku Sasak Bayan Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan kabupaten Lombok Utara Tahun 2017 dimana yang menjadi tujuan penelitian ini adalah menemukan Nilai-nilai Sosial yang terdapat dalam Budaya Maulidan Suku SasakBayan.penelitin ini merupakan penelitian Kulaitatif jenis analisis Deskriftif. Subjek penenlitian ini adalah Tokoh-tokoh Adat, Aparat Desa, masyarakat dan Budaya-budayawan yang merupakan orang-orang yang ikut berperan dalam perayaan Maulid dan mengetahui sejarah dan prosesi Budaya Maulidan Suku Sasak Bayan. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, Wawancara, Dokumentasi. Adapun tekhnik analisis data digunakan yaitu melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (Verifikasi). Pengecekan keabsahan data dengan peningkatan ketekunan dan menggunkan Triangulasisumber.Hasil penelitian menujukkan Nilai-nilai sosial yang terdapat dalam Budaya Maulidan Suku Sasak bayan yaitu: (a) Nilai keindahan yang terdapat dalam Musik Gong Gamelan, Menutu, (b) Nilai Religius atau Nilai Kepercayaan terdapat pada prosesi membelonyo, (c) Nilai Moral atau Kebaikan terlihat pada prosesi Mentambeq, Bernazar, (d) Nilai Vital atau Kegunaan terlihat pada bambu, Rantok, dan Gong Gamelan yang mempunyai kegunaan dalam melakukan segala aktivitas pada saat ritual Maulid Adat, (e) Nilai hiburan terlihat pada permainan Peresean sebagai hiburan malam didepan halaman Masjid Kuno Bayan dan juga nilai hiburan terdapat pada prosesi Praja Mulud, (f) Nilai Kerja sama atau Gontong royong terlihat pada saat masyarakat bekerja sama untuk membuat Balen Unggun, Menutu, Menaganggek dan lain sebagainnya, (g) Nilai Kekeluargaan terlihat pada berkumpulnya masyarakat disatu tempat yang disebut dengan Kampu Karang Bajo, (h) Nilai Kedisplinan terlihat bagaimana masyarakat mematuhi segala peraturan-pertauran adat yang sudah di tetapkan oleh peranta adat seperti berpakian sesuai adat dan mengikuti ritual Bisoq Meniq yang memperlihatkan displin masyarakat bayan.Adapun fungsi perayaan Maulid Suku Sasak Bayan yaitu kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW serta rasa syukur kepada Allah SWT dan menghormati warisan budaya yang telahada

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: suku sasak; nilai-nilai sosial budaya; maulidan
Subjects: 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY > 1601 Anthropology > 160104 Social and Cultural Anthropology
20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2002 Cultural Studies > 200201 Indonesian Cultural Studies
20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2002 Cultural Studies > 200207 Sasak, Samawa, or Mbojo Cultural Studies
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Tadris Ilmu Pendidikan Sosial
Depositing User: Syahrul Gunawan Adita, S.E
Date Deposited: 07 Aug 2022 13:32
Last Modified: 07 Aug 2022 13:32
URI: http://repository.uinmataram.ac.id/id/eprint/1291

Actions (login required)

View Item View Item