Kadri, Kadri Media, gender, and society: relation of news texts, journalists’ cognition, and sociopolitical context in framing female politicians in Lombok Post Newspaper, Indonesia. Jurnal Studi Sosial dan Politik, 4 (1). pp. 1-17. ISSN P-ISSN 25978756 e-ISSN 25978764

[img] Text (Artikel Jurnal)
artikel JSSP.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (749kB)
[img] Text (Peer Review)
rewiew JSSP.pdf - Supplemental Material
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (987kB)

Abstract

INDONESIA Artikel ini mengungkap pencitraan politisi perempuan dalam surat kabar local “Harian Lombok Post” yang dikaitkan dengan kognisi wartawan dan realitas sosial politik di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Lewat pendekatan analisis wacana kritis model kognisi sosial, studi ini menemukan bahwa citra positif politisi perempuan dalam teks berita tidak terlepas dari adanya relasi yang baik antara politisi perempuan dengan wartawan. Isi berita yang baik dan kognisi wartawan yang positif tentang politisi perempuan juga relevan dengan konteks sosial politik lokal yang masih kental dengan politik identitas etnik dan masyarakat yang sadar gender. Dari riset ini diketahui bahwa dominasi wartawan laki-laki dalam satu media tidak berkontribusi terhadap hadirnya media yang patriarki, karena media relation yang dibangun dengan baik oleh politisi perempuan dapat mereduksi kebijakan pemberitaan yang bias gender. Riset ini merekomendasikan pentingnya politisi perempuan membangun kekuatan ekstra media seperti meningkatkan kompetensi personal serta menjaga relasi baik dengan media dan masyarakat untuk menjaga citra positif politisi perempuan dalam konstruksi media massa. ENGLISH This paper unveils the framing of female politicians in local newspapers published by Lombok Post, and relates to the cognition of journalists and the sociopolitical reality in the province of Nusa Tenggara Barat. Anchored in the model of sociocognitive critical discourse analysis, this study discovered that the positive framing of female politicians in the newspaper was not inseparable from the provision of cordial relation between the journalist and female politician. The affirmative contents and cognition of the journalist regarding the female politicians were relevant to the sociopolitical context of the region depleted with the political racial identity and gender awareness of the community. Drawing on the empirical evidence, the domination of men in the editorial board of the mass media did not contribute to the presence of patriarchal news production in that good media relation built by the female politicians instead did minimize the news production policy that may be gender bias. This study demonstrates the importance of interpersonal communication competence and the maintenance of harmonious relation with the media and people for the sake of sustaining the positive image of female politicians constructed by mass media.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: media; politisi perempuan; kognisi wartawan; analisis wacana kritis; masyarakat sadar gender
Subjects: 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY > 1699 Other Studies in Human Society > 169901 Gender Specific Studies
20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2001 Communication and Media Studies > 200104 Media Studies
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: mrs Nuraeni S.IPi
Date Deposited: 29 Jan 2021 01:40
Last Modified: 29 Jan 2021 01:40
URI: http://repository.uinmataram.ac.id/id/eprint/168

Actions (login required)

View Item View Item