Sobry, M. (2021) Implementasi manajemen kelas dalam proses menghafal Al Qur’an di Pondok Pesantren Tohir Yasin Lombok. El-Tsaqafah Jurnal Jurusan PBA, 20 (1). pp. 52-64. ISSN P-ISSN 2087-3638 E-ISSN 2655-7746

[img] Text (Journal Article)
Text.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (265kB)
[img] Text (Peer Review)
Peer Review.pdf - Supplemental Material
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (528kB)

Abstract

INDONESIA Menghafal Al-Qur’an adalah proses untuk mengingat, memelihara, menghafal, menjaga Al-Qur’an yang dimulai dari surat al-fatihah sampai dengan surat an-nas demi terjaganya kemurniaannya dan terhindarnya dari pemalsuan. Kegiatan menghafal akan berjalan jika dikelola dengan baik agar target yang akan dicapai bisa diraih. Pembagian kelas yang dibuat oleh kepada Diniah Tahfiz Pesantren Tohir Yasin tidak lain dan tidak bukan guna untuk meraih misinya yakni para santri yang masuk di kelas tahfiz bisa menyelesaikan hafalan Al-Qur’annya dalam 2 tahun dan paling lambatnya 3 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif fenomenologi, pengambilan data dilakukan dengan tehnik (1). Observasi (2). Wawancara mendalam dengan informan. (3). Dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman: data collection, data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Sedangkan uji keabsahan data meliputi : Perpanjangan penelitian dan triangulasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembagian kelas tahfiz menjadi beberapa kelas yang digunakan berjalan efektif dan efisien yang dibuktikan dengan adanya salah seorang santri tahfiz plus yang bisa menghafal sampai 25 juz dalam jangkan 6 bulan dan paling sedikit sampai 8 juz. INGGRIS Memorizing the Qur’an is a process of remembering, preserving, memorizing, preserving the Qur’an starting from Surah al-Fatihah to Surah an-Nas for the sake of maintaining its purity and avoiding falsification. Memorizing activities will run if managed properly so that the targets to be achieved can be achieved. The class division made by Diniah Tahfiz Pesantren Tohir Yasin is nothing but in order to achieve its mission, namely that students who enter the tahfiz class can finish memorizing the Qur’an in 2 years and no later than 3 years. This research is a field research with a phenomenological qualitative approach, data collection is done by technique (1). Observation (2). In-depth interviews with informants. (3). Documentation. The data analysis technique was carried out using the Miles and Huberman model: data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing/ verification. While the validity of the data test includes: Extension of research and triangulation. The findings of the study showed that the division of the tahfiz class into several classes was effective and efficient as evidenced by the presence of a tahfiz plus student who could memorize up to 25 juz within 6 months and at least up to 8 juz.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: manajemen kelas; pembelajaran; menghafal Al-Qur’an
Subjects: 13 EDUCATION > 1301 Education Systems > 130109 Pesantren (Islamic boarding school)
13 EDUCATION > 1302 Curriculum and Pedagogy > 130202 Curriculum and Pedagogy Theory and Development
13 EDUCATION > 1302 Curriculum and Pedagogy > 130211 Religion Curriculum and Pedagogy
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Yunita Lestari S.Adm, M.Sos
Date Deposited: 29 Oct 2021 01:57
Last Modified: 17 Nov 2021 04:11
URI: http://repository.uinmataram.ac.id/id/eprint/636

Actions (login required)

View Item View Item